Liburan Sedetik ke Taman Bebatuan di Stone Garden Padalarang

Assalamualaikum,

Bulan suci ramadhan gak kerasa udah sampai di hari ke 9 nih, iseng-iseng gabut gini sambil nungguin adzan maghrib, and finally.. tulisan pertama saya setelah memberanikan diri menulis lagi tuh pengen berbagi pengalaman liburan singkat padat dan mengesankan di taman bebatuan  Stone Garden Padalarang Bandung.



Saya rasa judul di atas bisa mendeskripsikan gimana singkatnya berwisata ke tempat satu ini, ya .. 
Stone Garden Padalarang ini sempat booming di akhir tahun 2014, tapi saya sendiri baru sempat kesana di akhir 2017 tepatnya di tanggal 20 November 2017 padahal rumah saya ga jauh-jauh amat loh dari sini masih sama-sama di Bandung malah, sedih amat yak hehe tapi gapapa lah seenggaknya penasaran terbayarkan dengan menikmati keindahan bebatuan disini, Subhanallah ..


Lokasi Stone Garden Padalarang 

Stone Garden Padalarang sendiri merupakan kawasan gunung batu kapur yang lokasinya terletak di puncak gunung Pawon, Kampung Girimulya, desa Gunung Masigit, kecamatan Cipatat kabupaten Bandung Barat, Jawa barat Indonesia.
Konon menurut bapa yang saya tanya saat jajan di warung, kawasan perbukitan ini pada awalnya berada di dasar laut, karena adanya aktivitas bumi dan pergeseran lempeng yang terjadi, maka terangkatlah ke permukaan dan akhirnya menjadi tebing bukit kapur seperti sekarang.
Saya memutuskan berangkat menggunakan sepeda motor bersama rekan saya Fresar, kami berangkat dari rumah saya di daerah Cikadut Bandung sekitar pukul 8 pagi dan tak lupa membawa perlengkapan yang wajib dibawa yaitu ponsel full baterai, power bank dan yang pasti kamera (wajib!) dan alhasil ponsel juga berguna buat liat google map loh karena kita berdua sama-sama belum pernah kesana sebelumnya hehe
Dari rumah, kami menuju Padalarang melalui Jalan Gunung Batu, lalu Cimindi, sampai ke Cimahi, dan terus berlanjut sampai ke Kota Baru Parahyangan, dan selanjutnya ikuti rute jalan menuju cianjur dan masuk jalan raya cipatat.
Nah dari persimpangan masuk ke arah yang dituju, kami harus melewati pabrik-pabrik pasir dan jalanan berbatu yang cukup terjal hehe tapi tenang.. parkir yang tersedia di sana juga cukup luas, tidak perlu khawatir jika kalian mencoba kesana dengan kendaraan roda empat sekalipun.

 












Biaya yang dibutuhkan


Liburan ga harus mahal loh ..


Dengan biaya yang ramah dikantong kami dapatkan saat berkunjung ke Stone Garden ini, hanya membutuhkan uang kurang dari Rp. 50.000,- (untuk 2 orang) kami bisa menghabiskan waktu menyaksikan secara langsung keindahan alam ciptaan-Nya yang luar biasa. 

Biaya diatas sudah termasuk biaya masuk saat persimpangan awal (Rp. 5.000,-) yang entah resmi atau dari warga sekitar, tiket masuk utama ke Stone Gardennya (Rp 5.000,- per orang) dan parkir (Rp. 5.000,- untuk kendaraan roda dua), gak lupa termasuk jajan bakso dan minum yang disediakan di tenda-tenda warung sekitar pintu masuknya loh.. Hemat bukan? :D 

Tidak ada batasan jam untuk kita berwisata disini yaaa, sepuasnya sampai hayati lelah pun boleehhh tentunya hehe dan untuk jam operasionalnya sendiri adalah senin sampai minggu selama 24 jam.



Fasilitas di Stone Garden

Bicara soal fasilitas yang ada di lokasi wisata Stone Garden Padalarang ini, tergolong cukup lengkap untuk menunjang kenyamanan pengunjung selama berwisata.

Terdapat beberapa bilik toilet, mushola, serta tempat-tempat jualan berupa tenda-tenda warung sederhana yang menjajakan beraneka cemilan serta makanan seperti mie rebus, bakso dan lainnya yang cukup untuk mengganjal perut sehabis menjelajahi taman bebatuan ini serta tenda-tenda warung penjual cendera mata dan aksesoris untuk oleh-oleh seperti topi, kacamata, tas dan masih banyak yang lainnya.


Tips wisata ke Stone Garden Padalarang

Menurut saya pribadi ada satu hal yang masih perlu diperbaiki dari objek wisata alam yang begitu menyimpan nilai bersejarah serta nilai eksotisme akan keindahan alam yang luar biasa ini.
Hal tersebut dimana lokasi tempat wisata Stone Garden ini masih perlu dikelola lebih baik lagi, terutama dari sisi kebersihan khususnya untuk toilet dan saung peristirahatan sekitar lokasi.
Setiap pengunjung harus berhati-hati ketika berjalan menyusuri bebatuan apalagi kebetulan saya kesana saat kemarin malamnya selepas hujan alhasil beberapa jalan setapaknya ada yang licin, dan gak lupa karena disana masih banyak monyet-monyet liar yang sebenarnya  unyu kalian harus tetap hati-hati dengan barang bawaan ya karena pengalaman saya waktu lagi minum monyetnya nyamperin dan ngerebut minuman saya hehe lumayan kaget sih jadinya ..
Jadi saran dari saya yang utama adalah sebaiknya berangkat ke Stone Garden Padalarang ini memakai sepatu bukan sandal agar lebih nyaman saat mendaki jalan setapaknya yang berat ini, perbekalan minuman karena pastinya melelahkan dan cukup bikin dahaga, topi untuk melindungi kepala dari terik sinar matahari apalagi saat di puncak taman batunya beuh panasnya sampai ke ubun-ubun (lebay kali), serta pastinya kamera untuk dokumentasi.





So, buat yang libur panjang saat lebaran nanti tapi gak punya tempat mudik (seperti saya), objek wisata Stone Garden Padalarang ini bisa jadi salah satu destination list liburan kalian looohh..



Love regards, 

Serly Marlina










Komentar